Defaults.Exposed › Laporan
Domain Mati di Internet: Berapa Banyak Domain yang Tidak Lagi Berfungsi? (2026)
Diterbitkan 2026-06-28
Angka per 2026-06-28 · metodologi v7. Data sensus agregat; kami tidak pernah mempublikasikan status atau nilai domain individual. Lihat cara kami menilai.
Kira-kira satu dari setiap enam belas domain yang pernah didaftarkan di internet kini telah mati. Dari 333 juta domain dalam inventaris kami, 313 juta masih dapat di-resolve — dan 21 juta (6.2%) tidak lagi mengarah ke mana pun sama sekali. Domain-domain ini pernah didaftarkan, digunakan, kemudian ditinggalkan, kedaluwarsa, atau dimatikan. Internet, ternyata, memiliki pekuburan yang cukup besar.
Berapa banyak domain yang mati?
| Status | Domain | Proporsi dari inventaris |
|---|---|---|
| Total domain yang dilacak | 333,206,109 | 100% |
| Aktif (masih dapat di-resolve) | 312,530,419 | — |
| Mati (tidak lagi dapat di-resolve) | 20,675,690 | 6.2% |
Domain “mati” di sini adalah domain yang tidak lagi dapat kami resolve ke alamat yang berfungsi — nama tersebut masih ada dalam catatan internet, tetapi tidak mengarah ke mana pun. Ini mencakup registrasi yang kedaluwarsa, situs yang sengaja dihentikan, dan domain yang diparkir begitu tipis sehingga tidak lagi merespons.
Mengapa begitu banyak domain yang mati?
Domain murah untuk didaftarkan dan mudah dilupakan. Jalur umum menuju domain mati:
- Bisnis tutup atau berganti merek dan membiarkan domain lama kedaluwarsa.
- Kampanye atau proyek berakhir — microsite peluncuran, halaman acara, produk berumur pendek.
- Registrasi spekulatif kedaluwarsa ketika tidak ada yang membelinya.
- Migrasi meninggalkan nama lama setelah pindah ke domain baru.
Tidak ada yang tidak biasa atau mengkhawatirkan dari hal ini sendiri. Yang penting adalah apa yang mungkin masih aktif saat domain ditinggalkan.
Risiko tersembunyi: domain yang ditinggalkan masih bisa disalahgunakan
Domain yang tidak lagi melayani situs web tidak otomatis tidak berbahaya. Bergantung pada apa yang dikonfigurasi saat domain itu ditinggalkan, domain yang kedaluwarsa atau dormant bisa menjadi alat bagi pihak lain:
- Sisa konfigurasi pemalsuan. Jika domain yang ditinggalkan tidak pernah diberi SPF dan DMARC yang ditegakkan, domain itu masih bisa dipersonifikasikan dalam email — dan domain yang tidak ada yang mengawasinya merupakan target menarik untuk dipalsukan.
- Risiko registrasi ulang. Saat domain yang pernah dipercaya kedaluwarsa, orang lain dapat mendaftarkannya dan mewarisi reputasi, tautan masuk, atau integrasi lama apa pun yang masih mengarah ke sana.
- Referensi yang menggantung. Catatan DNS lama yang mengarah ke layanan cloud yang sejak itu telah dirilis dalam konfigurasi tertentu dapat diklaim oleh pihak ketiga.
Pelajaran bagi pemilik tetap sama baik domain itu situs utama Anda maupun domain lama yang terlupakan: domain yang tidak ingin Anda gunakan harus dikunci dengan benar atau dinonaktifkan secara sengaja — bukan sekadar dibiarkan mengambang.
Apa yang domain mati ceritakan tentang internet
Tingkat mati 6.2% adalah pengingat bahwa internet yang terdaftar jauh lebih besar dari internet yang aktif. Hitungan utama “domain yang didaftarkan” melebih-lebihkan seberapa banyak web yang sebenarnya dapat dijangkau. Saat kami menilai keamanan, kami fokus pada populasi aktif — 313 juta domain yang masih dapat di-resolve — karena merekalah yang sebenarnya dapat mengirim email, melayani situs, dan dipersonifikasikan hari ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa banyak domain yang mati atau tidak aktif? Per 2026-06-28, sekitar 21 juta dari 333 juta domain yang kami lacak — kira-kira 6.2% — tidak lagi dapat di-resolve ke mana pun.
Apa itu domain mati? Domain yang masih ada dalam catatan internet tetapi tidak lagi dapat di-resolve ke alamat yang berfungsi — biasanya karena kedaluwarsa, dihentikan, atau ditinggalkan.
Apakah domain yang ditinggalkan merupakan risiko keamanan? Bisa jadi. Domain yang ditinggalkan dan tidak pernah dilindungi dari pemalsuan masih bisa dipersonifikasikan dalam email, dan domain yang kedaluwarsa dapat didaftarkan ulang oleh orang lain yang mewarisi kepercayaan dan tautannya yang lama.
Haruskah saya menghapus domain yang tidak lagi saya gunakan? Jika tidak akan Anda gunakan, pertahankan registrasinya dan kunci (dengan SPF/DMARC yang ditegakkan agar tidak dapat dipalsukan) atau lepaskan secara sengaja — dan hapus catatan DNS mana pun yang mengarah ke layanan yang telah Anda tutup.
Apakah domain Anda bekerja dengan baik — atau diam-diam terekspos?
Baik itu situs utama Anda maupun domain lama yang setengah terlupakan, periksa apa yang saat ini dieksposnya — secara privat dan gratis, dengan rincian per pemeriksaan dan cara memperbaiki apa pun yang gagal.
Periksa domain Anda → · Cara kami menilai → · Hanya data agregat. Data disimpan dan diproses di EU.